Selasa, 31 Maret 2015

Memahami Anak Usia Dini


A’o sobat Thinkers , ketemu lagi denganku..
Sobat tentu tidak asing lagi kan mendengar kata PAUD? Nah, kali ini aku akan memaparkan beberapa ulasan tentang Anak Usia Dini dan hubungannya dengan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) tersebut. Yuk, ikutin fakta dan opiniku. Cekidot ^^


Anak Usia Dini Atau yang sering disngkat AUD adalah anak yang baru dilahirkan / usia 0 sampai dengan usia 6 tahun. Dalam usia awal ini, anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan secara pesat. Makanya, usia awal ini disebut dengan Usia Emas (Golden Age).
Setiap anak terlahir sebagai sosok yang memiliki kreativitas dan potensi tersendiri. Sehingga dapat dikatakan bahwa masing-masing anak memiliki bakat alaminya sejak lahir. Untuk mewujudkan anak yang cerdas dan mampu mengembangkan bakatnya secara optimal, dibutuhkan asupan makanan yang bergizi, sob. Juga, pemberian rangsangan atau stimulasi yang tepat baik oleh orang tua atau pun keluarga dan lingkungan.
Berikut adalah kajian tentang AUD yang dilakukan oleh Bredecam, Copple, Brener dan Kellough yang saya kutip dari salah satu buku yang ditulis oleh Burhan Elfanany:
Anak bersifat unik
Anak mengekspresikan perilakunya secara relative spontan
Anak bersifat aktif dan energik
Anak bersifat egosentris
Anak memiliki rasa ingin tahu yang kuat dan antusias terhadap banyak hal
Anak bersifat eksploratif dan berjiwa petualang
Anak umumnya kaya dengan fantasi
Anak masih mudah frustasi
Anak masih kurang pertimbangan dalam bertindak
Anak memiliki daya perhatian yang pendek
Masa anak merupakan masa belajar yang paling potensial
Anak semakin menunjukkan minat terhadap teman
Lalu bagaimana cara membuat anak-anak belajar dengan intensive dan tepat? Jawabannya adalah dengan cara bermain. Belajar dengan bermain akan membuat anak belajar mengenal aturan, disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian serta menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Dengan belajar sambil bermain pula maka secara otomatis daya pikir, imajinasi, emosi dan sosialnya akan terstimulasi.
Anak juga kreatif dan senang meniru. Karena salah satu proses pembentukan tingkah laku mereka diperoleh dengan cara meniru. Mereka menirukan orang-orang terdekatnya seperti ibu, anggota keluarga yang lain atau bisa juga orang-orang yang sedang bekerja seperti kasir, penyanyi, guru atau profesi lainnya. Untuk itu orang tua hendaknya memberikan teladan yang baik untuk anak-anak.
Nah, agar stimulasi dapat berjalan dengan baik sesuai yang diinginkan, hendaknya para orang tua mempelajari dahulu sifat-sifat dasar anak dan juga ruang lingkupnya, yaitu:
1. infant (0-1 tahun)
2. toddler (2-3 tahun)
3. preschool (3-6 tahun)
4. early primary school (6-8 tahun)
Melalui penjelasan di atas dapat kita tarik kesimpulan bahwa pendidikan sudah harus dimulai sedini mungkin dan sebaiknya untuk anak usia 3 tahun kita ikutkan PAUD. Karena dalam PAUD anak akan diajarkan banyak hal yang berhubungan dengan dunia mereka.
Penjelasan lebih lanjut tentang PAUD akan aku uraikan di artikel lain ya :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label